Gubernur juga mengajak seluruh peserta menjadikan Maluku sebagai ruang pembelajaran tentang pentingnya persaudaraan dan perdamaian. Ia menekankan bahwa falsafah hidup Pela Gandong dan Siwalima merupakan warisan budaya yang mengajarkan persatuan, toleransi, dan semangat membangun kebersamaan di tengah keberagaman.
Menutup sambutannya, Gubernur berharap seluruh rangkaian LK III mampu melahirkan kader-kader HMI yang berwawasan luas, berintegritas, inovatif, adaptif terhadap perubahan, serta menjadi pelopor persatuan dan pembangunan bangsa.
Pembukaan kegiatan turut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Maluku dan Kota Ambon, pimpinan DPRD Provinsi Maluku dan Kota Ambon, Wali Kota Ambon, Wakil Wali Kota Tual, pimpinan perguruan tinggi, instansi vertikal, BUMN, BUMD, jajaran KAHMI, Badko HMI Maluku, para senior HMI, serta peserta Advance Training (LK III) dari berbagai daerah di Indonesia. (***)










