BeritaDaerahOpiniUtama

Pemprov Maluku Harus Terbuka ke Publik Soal Sumber Pembiayaan PI 10% Blok Masela

49
×

Pemprov Maluku Harus Terbuka ke Publik Soal Sumber Pembiayaan PI 10% Blok Masela

Sebarkan artikel ini

Keempat, Nama Baik Rontok ;

 Maluku bakal dicap “daerah kaya SDA tapi miskin manajemen”. Investor lain jadi ragu masuk. Citra “Maluku harus ikut” cuma jadi slogan kosong.

Bahaya Fiskal

PI 10% butuh dana triliunan buat _cash call_. Kalau dipaksa pakai pinjaman bunga tinggi tanpa perhitungan, APBD bisa jebol 20 tahun. Tapi kalau sama sekali gak ikut, Maluku rugi 2x: 

– Rugi sekarang: gak dapat apa-apa selain DBH receh

– Rugi masa depan: generasi depan gak dapat dividen dari gas yang ada di laut Maluku sendiri

Solusi Tengahnya

opsi yg dapat dilakulan Maluku  agar tetap dapat PI tanpa bunuh APBD:

1. *Farm-in/Join Venture*: Ajak investor strategis masuk modal. Maluku tetap pegang saham, tapi gak nanggung semua beban sendiri.

Baca Juga  MPP Kota Ambon akan Hadirkan 24 Jenis Layanan dari Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkot

2. *Pinjaman Lunak*: Negosiasi ke pemerintah pusat/Bank SMI dengan bunga rendah, tenor panjang. Jangan pinjaman komersial bunga 9-10%.

3. *Skema Bertahap*: Bayar cash call bertahap sesuai kemampuan, sambil nunggu FID jalan dan ada kepastian revenue.

*Intinya*: Tanpa PI 10% Maluku tetap dapat “remah-remah” DBH. Dengan PI 10% + skema sehat, Maluku dapat “kue utuh” + kursi di meja.

Tuntutan  transparansi ini penting, agar rakyat tahu: Pemprov pilih skema mana? Mau gali utang atau mau cari partner biar PI 10% tetap aman?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *