Berlokasi di Laut Arafura, Provinsi Maluku, investasi proyek ini bernilai sekitar US$20 miliar atau setara Rp330 triliun.
Lapangan Abadi diklasifikasikan sebagai giant gas field (lapangan gas raksasa) karena memiliki area sebaran lebih dari 1.000 km persegi dengan total cadangan gas mencapai 10 triliun kaki kubik (TCF) hingga lebih dari 18 TCF.
Saat ini, proyek Blok Masela digarap oleh konsorsium yang terdiri dari tiga perusahaan migas raksasa, yaitu INPEX Corporation dari Jepang melalui anak usahanya, INPEX Masela Ltd yang memiliki saham sebesar 65% atau sebagai operator utama.
Lalu, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) memegang 20% saham, setelah mengakuisisi sebagian hak partisipasi (participating interest) yang sebelumnya dipegang oleh Shell, serta pihak ketiga Petronas Masela Sdn Bhd dari Malaysia yang memegang 15% saham. *










