Selaku Kepala Badan Kesbangpol, Aldrin menyampaikan rasa syukur atas penghargaan ini, dirinya berharap Pemerintah dan masyarakat dapat meningkatkan terus rasa toleransi di kota Ambon.
Sementara itu, pernyataan senada disampaikan Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena pada akun media sosial pribadi. Wali Kota menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga atas partisipasi membangun toleransi.
“Kota Ambon masuk 10 besar Kota Toleran di Indonesia, naik satu Tingkat disbanding Tahun lalu. Terimakasih kepada seluruh warga atas partisipasi membanyun toleransi di kota Ambon tercinta,” tulis Wattimena.
Dirinya meminta agar seluruh masyarkaat yang mendiami kota ini untuk bekerja sama dengan seluruh pihak yang berkepentingan untuk menjaga ketertiban dan keamanan guna mewujudkan Ambon Manise yang inklusif, toleran dan berkelanjutan.
“Mari saling bantu bersama TNI/POLRI, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan unsur yang lain, guna menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian. Bersama kita wujudkan Ambon Manise yang inklusif, toleran dan berkelanjutan,” tandas Wali Kota dalam postingan.
Untuk diketahui, penilaian IKT diikuti 94 kota di Indonesia, dimana peringkat pertama Kota Toleran diraih Salatiga, dengan Skor 6,492 diikuti Singkawang (6,291), Semarang (6,160), Pematangsiantar (6,084), Bekasi (6,037), Sukabumi (5,973), Magelang (5,805), Kediri (5,792), Tegal (5,733) dan peringkat 10 Kota Ambon. (***)










