BeritaEkonomiNasionalUtama

Kejagung Masih Cari Bukti Kerugian Negara Kasus Korupsi di Sritex

27
×

Kejagung Masih Cari Bukti Kerugian Negara Kasus Korupsi di Sritex

Sebarkan artikel ini
Buruh dan karyawan mendengarkan pidato dari direksi perusahaan di Pabrik Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) di Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (28/2/2025).(ANTARA/MOHAMMAD AYUDHA)

Dengan rincian Tagihan Kreditor Preveren sebesar Rp691.423.417.057,00; Tagihan Kreditor Separatis sebesar Rp7.201.811.532.198,03; dan Tagihan Kreditor Konkuren sebesar Rp24.738.903.776.907,90.

Hal ini menyebabkan penutupan operasional perusahaan pada 1 Maret 2025. Ribuan karyawan kena pemutusan hubungan kerja (PHK). Mereka terakhir kali memasuki areal pabrik pada Jumat, 28 Februari 2025. ***

Baca Juga  BPC IMM Kota Ambon Dorong Kapolda Maluku Bersikap Tegas terhadap Oknum Polisi Terduga Mafia BBM di Bula

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *