BeritaDaerahNasionalOpiniUtama

๐—ง๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ถ๐˜€ ๐—ฃ๐—ถ๐—น๐˜‚ ๐—œ๐—ฏ๐˜‚๐—ป๐—ฑ๐—ฎ ๐—ฑ๐—ฟ. ๐—œ๐—ฐ๐—ต๐—ฎ: ๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฝ๐—ถ๐˜€๐—ฎ๐—ต๐—ฎ๐—ป ๐—ง๐—ฒ๐—ฟ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฎ๐˜ ๐—ฆ๐—ฒ๐—ผ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—œ๐—ฏ๐˜‚ ๐˜‚๐—ป๐˜๐˜‚๐—ธ ๐—”๐—ป๐—ฎ๐—ธ๐—ป๐˜†๐—ฎ

2
×

๐—ง๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ถ๐˜€ ๐—ฃ๐—ถ๐—น๐˜‚ ๐—œ๐—ฏ๐˜‚๐—ป๐—ฑ๐—ฎ ๐—ฑ๐—ฟ. ๐—œ๐—ฐ๐—ต๐—ฎ: ๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฝ๐—ถ๐˜€๐—ฎ๐—ต๐—ฎ๐—ป ๐—ง๐—ฒ๐—ฟ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฎ๐˜ ๐—ฆ๐—ฒ๐—ผ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—œ๐—ฏ๐˜‚ ๐˜‚๐—ป๐˜๐˜‚๐—ธ ๐—”๐—ป๐—ฎ๐—ธ๐—ป๐˜†๐—ฎ

Sebarkan artikel ini

NUSA TENGGARA TIMUR – Air mata seorang ibu tak pernah bisa berpura-pura. Di hadapan liang lahat, tangis itu pecah. Suara yang selama ini menenangkan anaknya, kini hanya mampu mengantar doa dan perpisahan.

Ibunda dr. Icha melepas putri tercintanya ke peristirahatan terakhir dengan hati yang hancur. Tidak ada kata yang mampu menggambarkan luka seorang ibu yang harus menguburkan anak yang begitu ia cintai dan banggakan.

Kepergian dr. Icha bukan hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga bagi sahabat, rekan sejawat, dan masyarakat yang mengenalnya sebagai sosok dokter yang mengabdikan hidupnya untuk melayani sesama, mengutip akun medsos netizen Marche Talo. 

Semoga setiap air mata yang jatuh menjadi saksi betapa besar cinta seorang ibu kepada anaknya.ย 

Baca Juga  Sinergi TNI Polri, Pemda, Dunia Usaha dan Masyarakat Wujud Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutanย 

Dan semoga keadilan benar-benar ditegakkan, agar tidak ada lagi tenaga kesehatan yang harus kehilangan harapan karena tekanan, intimidasi, atau ketidakadilan.

Selamat jalan, dr. Icha. Jasamu akan selalu dikenang, dan namamu akan tetap hidup dalam doa serta kenangan orang-orang yang mencintaimu.

Sementara itu, suasana khidmat menyelimuti prosesi pemakaman dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni (dr. Icha) hari ini. 

Rekan-rekan sejawat dari berbagai fasilitas kesehatan hadir untuk memberikan penghormatan terakhir sebagai wujud solidaritas profesi terhadap sesama tenaga medis yang telah berpulang. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *