“Secara khusus, kami akan memperkenalkan kembali satu tarian yang sudah hampir 40 tahun tidak dipertunjukkan di negeri ini. Tarian ini akan menjadi salah satu sajian utama yang kami persembahkan,” ungkap Kainama.
Kembalinya tarian tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi tontonan. Lebih jauh, momentum ini dapat menjadi bagian dari proses pewarisan budaya sehingga generasi muda memahami bahwa tradisi yang pernah hidup dalam masyarakat memiliki nilai sejarah yang patut dijaga. (AM-18).










