POLEMIK sayembara pembuktian ijazah SMA atau sederajat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terus bergulir.
Nilai hadiah yang dihimpun bahkan disebut telah mendekati Rp3,5 miliar. Pemerhati sosial dan politik Adian Radiatus meminta Presiden Prabowo Subianto tidak membiarkan polemik tersebut semakin liar, dikutip BaliExpress.id.
Menurutnya, persoalan itu kini bukan sekadar menyangkut Gibran secara pribadi, tetapi juga menyentuh kredibilitas negara.
“Minimal Wapres harus lakukan tindakan pembuktian dan menuntut secara hukum pembuat sayembara demi kehormatan negara,” kata Adian melalui akun X, dikutip Senin (24/8/2026).
Adian menilai Gibran perlu mengambil langkah hukum untuk memberikan kejelasan sekaligus menghentikan spekulasi yang terus berkembang di tengah masyarakat.
Sementara itu, penggagas sayembara, pakar hukum tata negara Prof Denny Indrayana, mengungkapkan hadiah sayembara pembuktian ijazah SMA atau sederajat Gibran kini telah mendekati Rp3,5 miliar.
“Hadiah sayembara menunjukkan ijazah SMA/sederajat Mas Gibran sudah mendekati Rp3,5 miliar,” ujar Denny melalui akun Facebook pribadinya.
Besarnya nilai hadiah membuat polemik tersebut kembali menjadi perbincangan publik. Kini, perhatian tertuju pada langkah Gibran dan pemerintah dalam merespons sayembara yang semakin ramai tersebut. **










