Ditegaskannya, komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, transparan, dan inklusif, dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat lokal dan keberlanjutan lingkungan.
Menurutnya, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, Pemprov Maluku juga tengah mendorong pengembangan berbagai proyek strategis, termasuk pembangunan kawasan pelabuhan terpadu untuk memperkuat konektivitas antar pulau.
“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi investor, namun investasi yang masuk harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” tegasnya
Kata Gubernur, sebagai daerah kepulauan, Maluku membutuhkan infrastruktur logistik yang kuat. Pengembangan pelabuhan terpadu akan menjadi kunci dalam meningkatkan efisiensi distribusi dan daya saing daerah.
Seluruh pemangku kepentingan sambungnya, diajak untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi.
Lebih jauh diingatkannya, jika daerah lain bisa maju, maka Maluku juga pasti bisa. Kuncinya adalah kerja sama, kerja keras, dan komitmen bersama untuk melihat peluang di tengah tantangan. “Saya berharap KADIN Maluku dapat menjadi jembatan yang kuat antara pemerintah dan dunia usaha serta menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” katanya.










