Namun Malut meraih penghargaan untuk 7 Pemda. Meliputi 4 Pemkab, 2 Pemkot dan Pemprov. Sementara Sulteng hanya meraih penghargaan pada 3 Pemda. Meliputi 1 Pemkab, 1 Pemkot dan Pemprov.
Antara Malut dan Sulteng, merupakan dua Propinsi dengan pertumbuhan tertinggi di Indonesia. Kedua Provinsi mengandalkan industri pengolahan smelter nikel, sebagai penyumbang tertinggi pertumbuhan ekonomi.
Dari sisi APBD, sejatinya Sulteng lebih besar dari pada Malut. Dimana APBD Sulteng tahun 2026 sebesar Rp 4,9 triliun. Sementara APBD Malut sebesar Rp 2,8 triliun.
Namun hebatnya, Provinsi Malut bisa menyabet banyak penghargaan dibanding Sulteng .Dimana untuk tingkat provinsi, Malut menyabut penghargaan juara terbaik I di dua kategori.
Seperti diketahui, keberhasilan Provinsi Malut menyabet banyak penghargaan pada Pemda Berprestasi 2026, sangat viral di media sosial. Hal tersebut membuat Gubernur Serly Tjoanda banyak medapat apresiasi dari Netizen se Indonesia.
Lewat media sosialnya Serly Tjoanda mengatakan, keberhasilan Propinsi Malut membawa pulang insentif fiskal sebesar Rp 19 M, berkat kerja bareng, bukan kerja sendiri.
Semoga tahun depan, Provinsi Sulteng yang dipimpin Gubernur Anwar Hafid, bisa menyamai prestasi yang diraih Malut. Kalau perlu berani mengalahkan Malut, lewat kerja bareng lintas Pemda se Sulteng.










