Maswain juga menambahkan bahwa AKSI telah mengantongi RAB pekerja, terdapat indikasi dugaan korupsi berupa mark up anggaran disana, karena belanja pekerjaan tidak sesuai dengan besaran anggaran.
AKSI juga dalam waktu dekat akan membuat laporan resmi ke dua lembaga, BPK perwakilan Maluku dan juga Kejaksaan Tinggi untuk mendorong dua lembaga tersebut melakukan audit dan pemeriksaan terhadap pihak terkait. (*)










