“Pesan yang ingin kami bangun adalah bahwa persatuan, toleransi, dan semangat kebersamaan harus terus dirawat. Ketika masyarakat dan Polri bersatu dalam harmoni, maka keamanan dan pembangunan dapat berjalan beriringan demi kemajuan bangsa,” tegasnya.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari itu berakhir pada pukul 13.00 WIT dalam situasi aman, tertib, dan lancar. Momentum tersebut menjadi bukti bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga wahana memperkuat persatuan, mempererat hubungan Polri dan masyarakat, serta memperkokoh nilai-nilai kebangsaan di Bumi Raja-Raja. (*)










