Ia menambahkan, tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa masyarakat memiliki komitmen kuat untuk terus merawat nilai-nilai toleransi dan kerukunan yang selama ini menjadi karakter khas Maluku.
“Polda Maluku ingin memastikan bahwa peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya dirasakan oleh internal Polri, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi dengan masyarakat. Kehadiran para peserta dan dukungan seluruh pihak menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan tetap hidup dan terus tumbuh di Maluku,” tambahnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan humanis dan kultural.
“Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polri terus memperkuat kehadirannya di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra dalam membangun persatuan dan harmoni sosial. Lomba Vocal Group ini menunjukkan bahwa Polri dan masyarakat dapat berjalan bersama dalam merawat nilai-nilai kebangsaan,” kata Rositah.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan lomba tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial yang menjadi modal penting pembangunan daerah maupun nasional.










