Bahlil menjelaskan, sejumlah tahapan penting telah menunjukkan kemajuan, termasuk penyelesaian proses Front End Engineering and Design (FEED) yang menjadi fondasi sebelum dimulainya konstruksi.
“Blok Abadi Masela ini puluhan tahun tertunda, tidak selesai-selesai, nah setelah akhirnya sudah ada keputusan, sudah ada kajian, saya kasih tahu sama Inpex untuk segera jalan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bahlil menegaskan Blok Masela merupakan salah satu cadangan gas bumi terbesar yang dimiliki Indonesia.
Karena itu, pemerintah menaruh perhatian besar terhadap percepatan penyelesaian proyek tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional. ***










