Di sisi sebaliknya, survei juga mencatat pejabat yang dianggap berkinerja kurang baik. Menteri HAM Natalius Pigai mendapat penilaian negatif tertinggi sebesar 51,8 persen, disusul Menteri PU Dody Hanggodo di angka 48,5 persen. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni masuk kategori ini dengan 4,5 persen — angka yang kecil, namun relevan mengingat namanya sedang terseret dalam penyelidikan KPK soal amplop dari Bupati Kuansing.
Satu kesimpulan sederhana dari survei ini: di mata publik, menteri yang berani tampil dan sering terlihat bekerja mendapat kredit lebih besar. Dan mereka yang sepi dari sorotan publik, atau justru muncul dalam konteks yang salah, membayar harganya di angka persepsi. *










