Mengusung tema “Datang sebagai Tamu, Pulang sebagai Keluarga dalam Bingkai Hidup Orang Basudara: Satu Ketupat, Seribu Cerita”, festival ini dinilai mencerminkan karakter masyarakat Maluku yang terbuka, ramah, serta menjunjung tinggi nilai persaudaraan tanpa memandang perbedaan.
Di balik tradisi ketupat yang diwariskan dari generasi ke generasi, terkandung nilai-nilai luhur seperti toleransi, gotong royong, solidaritas sosial, dan persatuan dalam keberagaman. Nilai-nilai tersebut menjadi modal sosial penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat Maluku.
Festival Ketupat Dusun Telaga Kodok Tahun 2026 juga menjadi momentum istimewa karena menandai pelaksanaan festival untuk yang kelima kalinya sejak pertama kali digelar pada tahun 2022.
Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, festival ini terus berkembang dan mendapat sambutan positif dari masyarakat maupun pengunjung yang datang dari berbagai daerah. Berawal dari inisiatif masyarakat untuk melestarikan tradisi pasca-Iduladha serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan, Festival Ketupat kini telah menjadi agenda budaya yang tidak hanya mempererat tali silaturahmi antarwarga, tetapi juga menjadi ruang promosi budaya lokal dan potensi pariwisata di Kecamatan Leihitu, Kabupaten Malteng.










