JAKARTA – Pemerintah mulai menggodok skema pembatasan BBM bersubsidi, khususnya Pertalite, agar subsidi energi lebih tepat sasaran.
Dilansir BaliExpress.id, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membahas kemungkinan membatasi akses kelompok masyarakat berpenghasilan tinggi.
Dalam pertemuan di Kementerian Keuangan, Selasa (11/8/2026), muncul opsi menyasar masyarakat kategori desil 9 dan 10, yang masuk kelompok ekonomi menengah atas hingga kelas atas.
“Jadi tadi kita membahas kemungkinan implementasi pembatasan subsidi Pertalite untuk yang tingkat atas, mungkin desil 9, 10,” kata Purbaya, Rabu (12/8).
Purbaya menegaskan kebijakan tersebut masih dalam tahap pengkajian. Pemerintah juga tengah mempelajari sistem untuk menentukan masyarakat yang berhak menerima subsidi, termasuk memanfaatkan sistem yang telah dimiliki Pertamina.
Sementara Bahlil menyebut langkah tersebut diperlukan agar subsidi yang nilainya mencapai ratusan triliun rupiah benar-benar dinikmati masyarakat yang berhak.
Namun, Bahlil memastikan sepeda motor tidak akan dibatasi dalam pembelian Pertalite. Pembahasan lebih diarahkan pada jenis kendaraan yang dinilai tidak layak menggunakan BBM subsidi.










