“Sebesar apa pun kemampuan pemerintah mengangkut dan mengolah sampah, semuanya tidak akan pernah cukup jika masyarakat masih menganggap sampah hanya sebagai barang yang harus dibuang,” ujarnya, di Lapangan Bola Voli Wailette, Negeri Hative Besar, Kecamatan Teluk Ambon, Jumat, (24/7/26).
Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat meninggalkan pola lama dalam pengelolaan sampah yang hanya berorientasi pada “kumpul, angkut, buang”.
Menurutnya, pola tersebut harus digantikan dengan kebiasaan baru yang dimulai dari sumbernya, yakni mengurangi timbulan sampah, memilah sampah sejak di rumah sesuai jenisnya, serta memanfaatkan kembali sampah yang masih memiliki nilai guna maupun nilai ekonomi.
Dikatakan,keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi sangat ditentukan oleh perubahan perilaku masyarakat. (AM-18)










