Tahap berikutnya menyasar toilet di belakang bagian keuangan. Setelah itu, pembenahan dilanjutkan ke Gedung C yang juga memiliki sejumlah fasilitas sanitasi yang membutuhkan perbaikan.
“Setelah itu kemudian kita berlanjut ke Gedung C. Di situ juga ada tiga bagian yang perlu dibenahi. Itu pekerjaan lama dan kita juga belum masuk ke sana,” jelas Josi.
Menurutnya, jumlah toilet di kompleks Balai Kota cukup banyak dan tersebar di Gedung A, B, dan C. Karena itu, perbaikan tidak dapat dilakukan sekaligus agar tidak mengganggu pelayanan pemerintahan dan aktivitas masyarakat.
“Fasilitas di Balai Kota Ambon memang ada yang rusak, jadi kita benahi pelan-pelan. Tidak bisa sekaligus,” ujarnya.
Josi menargetkan pekerjaan tahap pertama di belakang ULA selesai pada September 2026. Setelah itu, pekerjaan bergeser ke bagian belakang keuangan pada bulan berikutnya.
“September selesai. Setelah itu bulan berikutnya kita pindah ke bagian keuangan,” katanya.
Pemkot Ambon menargetkan pembenahan tiga lokasi tersebut rampung hingga akhir tahun anggaran 2026.
“Kita berupaya supaya sampai dengan akhir tahun anggaran, tiga lokasi ini sudah bisa selesai,” tandasnya. (AM-18)













