Albert menekankan, program seperti ini harus terus dilakukan. Jangan berhenti di tingkat provinsi saja. Kabupaten dan kota juga harus bergerak karena geliat bola voli mulai terlihat di berbagai daerah. Dirinya berharap seluruh peserta mampu menyerap ilmu dan pengalaman selama pelatihan sehingga lahir pelatih-pelatih yang profesional dan wasit yang berintegritas.
“Kita membutuhkan pelatih yang cerdas dan wasit yang cakap. Keduanya menjadi penentu lahirnya atlet-atlet berkualitas. Mudah-mudahan pelatihan ini membawa perubahan besar bagi olahraga Maluku, khususnya bola voli indoor,” harapnya. **










