Program ini sangat urgen, lanjutnya, kami ingin menghadirkan berbagai terobosan dan inovasi pembinaan yang lebih masif di seluruh pengurus kabupaten dan kota. Dengan pembinaan yang baik, akan lahir atlet-atlet bola voli berbakat dan berkualitas yang mampu bersaing di kejuaraan daerah maupun nasional.
Lebih jauh dia berharap kursus ini menjadi fondasi lahirnya sumber daya manusia olahraga yang unggul, sekaligus menjadi momentum mengembalikan nama besar bola voli Maluku di panggung nasional.
Sementara Wakil Ketua Umum (Weketum) Albert Fenanlampir, mengatakan, keberhasilan olahraga modern tidak lagi ditentukan semata-mata oleh kekuatan fisik atlet, melainkan kualitas pembinaan yang dilakukan pelatih dengan pendekatan ilmu pengetahuan dan teknologi olahraga.
“Sudah bukan zamannya lagi mengandalkan otot kawat dan tulang besi. Sekarang adalah era ilmu pengetahuan. Semua harus diprogram dengan baik. Pelatih harus mampu merancang program latihan yang tepat. Jika didukung bakat atlet dan penerapan ilmu pengetahuan, prestasi pasti akan mengikuti,” tegasnya.
Ia juga mendorong agar program peningkatan kapasitas seperti kursus pelatih dan wasit tidak hanya dilaksanakan di tingkat provinsi, tetapi diperluas hingga kabupaten dan kota agar pembinaan berjalan merata.










