“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah harus terus diperkuat. Daerah memiliki kontribusi besar dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” ungkapnya.
Lebih jauh, ia menekankan pentingnya pengembangan ekonomi berbasis masyarakat, khususnya di sektor kelautan. Dengan kondisi geografis Maluku sebagai daerah kepulauan, sektor ini dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai motor penggerak ekonomi.
Optimalisasi sumber daya kelautan, lanjutnya, dapat membuka lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, serta memperkuat posisi daerah dalam peta ekonomi nasional.
Pertukaran gagasan ini diharapkan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan yang lebih konkret dan tepat sasaran.
Melalui Musda II ini, KOSGORO 1957 Maluku diharapkan semakin kokoh sebagai mitra strategis pemerintah, serta mampu berkontribusi nyata dalam mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (AM-18)










