Basir Tuhepal dalam penyampaiannya menegaskan bahwa amanah yang diberikan bukan sekadar posisi struktural, tetapi tanggung jawab besar untuk menjaga marwah organisasi dan memastikan IMM tetap hadir sebagai kekuatan moral serta agen perubahan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Mansur Tomagola menekankan pentingnya menjaga soliditas internal dan memperkuat semangat kolektif dalam menjalankan roda organisasi ke depan.
Menurutnya, tantangan IMM ke depan semakin kompleks dan membutuhkan kerja bersama seluruh kader.
Dengan berakhirnya Muscab XV ini, IMM Kota Ambon diharapkan semakin solid dalam kaderisasi, tajam dalam merespons isu-isu strategis, serta konsisten dalam memperjuangkan nilai-nilai keislaman, kemanusiaan, dan kebangsaan.
Kepemimpinan Basir dan Mansur kini menjadi titik awal babak baru perjuangan IMM Kota Ambon menuju organisasi yang lebih transformatif dan berkemajuan. (*)










