BeritaNasionalPemerintahanUtama

Lantai Istana Makin Licin Oleh Liur Penjilat, Kritik Tajam Pakar Hukum Pidana UI

8
×

Lantai Istana Makin Licin Oleh Liur Penjilat, Kritik Tajam Pakar Hukum Pidana UI

Sebarkan artikel ini

JAKARTA — Pakar Hukum Pidana Universitas Indonesia, Gandjar Laksamana, menyoroti mentalitas pejabat dan budaya “penjilat” yang dinilainya masih berkembang di Indonesia.

Menurut Gandjar, pemberantasan korupsi tidak akan selesai apabila jabatan, pangkat, dan kekayaan masih dijadikan sebagai tolok ukur kehormatan seseorang.

“Korupsi nggak bakal habis kalau jabatan, pangkat, dan kekayaan masih dijadikan tolok ukur kehormatan. Pejabat itu cuma bertugas di jam kantor, di luar itu mereka rakyat biasa yang nggak perlu diistimewakan gila-gilaan pakai anggaran negara,” demikian pernyataan Gandjar yang beredar dalam sebuah potongan video.

Mengutip MelihatIndonesia.id, Ia juga menyoroti kebiasaan pejabat yang mendapatkan pengawalan dan berbagai bentuk perlakuan khusus.

“Pejabat dikawal-kawal. Pejabat itu hanya di jam kerja di kantor. Pulang ke rumah, Anda itu menjadi warga biasa,” ujarnya.

Baca Juga  Wali Kota Ambon Sambut Penjajakan Kolaborasi Penanganan Sampah di Kota Ambon 

Gandjar bahkan menggunakan pernyataan bernada satir untuk menggambarkan budaya “penjilat” di sekitar kekuasaan.

“Sampai saya pernah bilang, lantai istana makin licin makin basah oleh liur para penjilat,” katanya.

Dalam pernyataannya, Gandjar juga menyinggung pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai komitmen memburu koruptor hingga ke Antartika.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Arikamedia.id, GESER – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser mengikuti Sosialisasi Keputusan Menteri terkait Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) serta…