Merupakan bukti konkret dari potret kepemimpinan yang berjiwa besar, responsif, progresif, dan sepenuhnya berorientasi pada kemaslahatan serta kesejahteraan rakyat Maluku.
Lebih lanjut, Mansur menyampaikan bahwa persoalan batas wilayah yang melibatkan nasib dusun-dusun serta puluhan satuan pendidikan di wilayah perbatasan tersebut sudah terlampau lama terkatung-katung tanpa kejelasan, sehingga keberanian, ketulusan, dan kerja keras yang ditunjukkan oleh Gubernur Hendrik Lewerissa untuk terjun langsung menjemput solusi ke tingkat pusat patut diacungi jempol dan dijadikan teladan.
Karena isu tapal batas pada hakikatnya bukan sekadar coretan garis geometris di atas peta melainkan menyangkut pemenuhan hak-hak dasar, pelayanan publik yang berkeadilan, serta masa depan generasi muda di bumi Maluku.
Momentum yang sangat bersejarah dan sarat akan nilai-nilai persatuan ini disambut dengan penuh rasa optimisme oleh seluruh kader IMM, di mana PC IMM Kota Ambon dengan ketulusan hati menyatakan komitmen siap pasang badan untuk mengawal dan mendukung penuh seluruh proses finalisasi administratif hingga tuntas.
Hal ini agar visi besar Gubernur Hendrik Lewerissa dalam membangun bumi Raja-Raja yang inklusif, harmonis, aman, kondusif, dan jauh lebih sejahtera dapat segera terwujud demi kemajuan bersama seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. *










