Dikatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya melahirkan qari dan qariah berprestasi, tetapi juga menjadi media memperkuat syiar Islam sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat di Maluku.
Dirinya berharap mereka yang berhasil meraih juara menjadikan keberhasilan yang diraih sebagai penyemangat untuk terus mengembangkan kemampuan dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi peserta yang belum berhasil, Asis meminta agar tidak patah semangat, melainkan terus berlatih dan mempersiapkan diri menghadapi MTQ pada kesempatan berikutnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan DPRD Maluku akan terus memberikan dukungan terhadap penguatan sumber daya manusia melalui pembinaan keagamaan dan penanaman nilai-nilai moral.
Plt Ketua LPTQ Provinsi Maluku, Kasrul Selang, melaporkan pelaksanaan MTQ XXXI yang berlangsung sejak 22 hingga 28 Juni 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar. Sebanyak 735 peserta dan ofisial mengikuti perlombaan yang digelar di delapan arena dengan antusiasme masyarakat yang tinggi.
Kasrul juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan MTQ. Ia menambahkan, LPTQ Provinsi Maluku akan melakukan pengukuran kompetensi untuk menentukan peserta terbaik yang akan mewakili Maluku pada MTQ Nasional di Semarang, Jawa Tengah.










