Arikamedia.id, AMBON – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang mencapai hampir Rp10 ribu per liter belum memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat di Kota Ambon.
Manager SPBU Pohon Pule, Eka Malaihollo dalam keteranganya menyampaikan bahwa perubahan harga BBM tersebut mulai berlaku sejak Minggu dini hari (19/04/26) sekitar pukul 02.01 WIT.
Salah satu perubahan paling terlihat terjadi pada Dexlite yang kini berada di angka Rp24.150 per liter, naik dari sebelumnya Rp14.500 per liter atau bertambah Rp9.650.
Sementara itu, harga BBM lainnya masih bertahan, yakni Pertamax Rp12.600 per liter, Pertalite Rp10.000 per liter, dan Solar subsidi Rp6.800 per liter.
Meski terjadi lonjakan pada BBM non-subsidi, kondisi ini belum terlalu membebani masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah.
Aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) di salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Pohon Pule terlihat ramai namun tetap tertib, Senin, (20/0426)
Dari pantauan di lapangan terlihat puluhan pengendara sepeda motor mengantre tertib menunggu giliran mengisi bahan bakar, kondisi ini menunjukkan aktivitas tetap stabil tanpa peningkatan. antrean.
Situasi di area SPBU juga tampak kondusif, dengan arus kendaraan keluar masuk berjalan lancar. (AM-18)










