Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Seram Timur, Rauf Rumakey menjelaskan, bahwa SMA ini merupakan sekolah menengah pertama yang didirikan di Kabupaten Seram Bagian Timur, sekaligus menjadi saksi sejarah Negeri Geser yang dijuluki sebagai Kota Pendidikan. Ia berharap kehadiran Sekda Provinsi Maluku dapat memberikan dukungan penuh terhadap upaya penyelenggaraan pendidikan di SMAN 2 Seram Timur.
Rumakey juga memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran seluruh tamu undangan, termasuk dari pihak Lapas Geser yang dinilai menjadi gradasi tersendiri dalam dalam mendukung dan dan memberikan dukungan terhadap dunia pendidikan.
“Kegiatan ini merupakan wujud syukur atas konsistensi SMAN 2 Seram Timur dalam memberikan akses pendidikan berkualitas bagi generasi penerus di Seram Timur. Kehadiran seluruh tokoh penting, jajaran Forkopimcam, serta institusi pemasyarakatan hari ini merupakan langkah nyata kolaborasi untuk mewujudkan cita-cita luhur bangsa dalam mencerdaskan anak-anak sebagai tonggak penentu masa depan,” tutur Rumakey.
Melalui sinergi yang harmonis dan berkelanjutan ini, Lapas Geser berhasil membuktikan diri bukan sekadar tempat penegakan hukum dan pembinaan warga binaan. Lebih dari itu, Lapas Geser kini telah bertransformasi menjadi institusi yang humanis, adaptif, peduli, serta ikut bertanggung jawab terhadap masa depan pendidikan dan moralitas generasi muda di Wilayah Seram Timur. **










