Scroll untuk baca artikel
Link Banner
Link Banner
BeritaDaerahHukum & KriminalTNI dan POLRIUtama

Kasus Kematian Siswa di Tual, Pantaskah Brimob Tertibkan Balap Liar? Ini Kata Pengamat

570
×

Kasus Kematian Siswa di Tual, Pantaskah Brimob Tertibkan Balap Liar? Ini Kata Pengamat

Sebarkan artikel ini
Kapolda Maluku Dadang Hartanto usai Buka Puasa bersama di Gedung Presisi Tantui Ambon, Minggu (22/02/26) - Humas Polda Maluku.
Link Banner

SEORANG anggota Kompi 1 Batalyon C Pelopor Brimob Polda Maluku, Brigadir Dua Masias Siahaya, diduga memukul seorang pelajar berinisial AT (14), Kamis (19/2/2026). Masias memukul AT dengan menggunakan helm taktikal saat korban tengah mengendarai sepeda motor di sekitar Kampus Universitas Doktor Husni Ingratubun (Uningrat), Kota Tual.

Pemukulan diduga dipicu oleh tuduhan keterlibatan AT dalam balap liar. Akibat pukulan itu, korban kehilangan kendali, terjatuh, dan meninggal dunia setelah sempat dibawa ke rumah sakit. Sementara, kakak AT, NS (15), yang saat itu bersama AT menderita patah tulang tangan dan masih dirawat intensif. Namun yang jadi pertanyaan adalah mengapa Brimob yang menangani balap liar di Tual?

Baca Juga  KPK Masih Dalami Uang Ratusan Miliar Yang Disita, Diduga Milik Nusron Wahid

Pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel memberikan analisis terkait kondisi tersebut. Dengan mengasumsikan bahwa kehadiran brimob saat itu merupakan sebuah kebetulan.

“Anggaplah itu sifatnya kebetulan. Artinya, karena di lokasi Brimob berada ternyata ada balapan liar, maka Brimob turun tangan. Bisa dipahami,” kata Reza dalam keterangannya kepada Kompas.com, Minggu (22/2/2026).

“Toh setiap insan Tribrata diharapkan siap seketika merespon situasi yang membutuhkan kehadiran polisi,” sambungnya. Namun, menurut dia, Brimob kurang cocok untuk berada di posisi atau kondisi tersebut. Sebab mereka punya cara kerja yang berbeda dengan polisi biasa atau polisi lalu lintas.

Brimob dibentuk untuk situasi ekstrem

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *