BeritaDaerahHukum & KriminalLINGKUNGANNasionalUtama

Karhutlah di Papua, Makin Meluas, Cenderawasih Terancam, Ironinyq Tidak Dilaporkan ke Pusat 

14
×

Karhutlah di Papua, Makin Meluas, Cenderawasih Terancam, Ironinyq Tidak Dilaporkan ke Pusat 

Sebarkan artikel ini

Arikamedia.id, PAPUA – Bencana ekologi berskala besar menghantam kawasan konservasi di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya. 

Kebakaran hebat telah melahap lebih dari 190 hektare lahan di Hutan Warkesi, yang secara langsung mengancam habitat alami satwa endemik dunia, yakni Cenderawasih Merah (Red Bird of Paradise) dan Cenderawasih Wilson (Wilson Bird of Paradise).

Hutan Warkesi merupakan situs Cagar Biosfer sekaligus biosite Geopark Raja Ampat yang menjadi destinasi pengamatan burung (bird watching) kelas internasional. Tragedi lingkungan ini memicu kekhawatiran serius terhadap kelestarian alam dan roda ekonomi masyarakat lokal.

Paparan asap tebal dan suhu ekstrem akibat rambatan api membuat satwa langka tersebut mulai kehilangan ruang hidup idealnya.

Baca Juga  Maruarar Jawab Ultimatum Hercules: Lahan di Tanah Abang Aset Negara

Menghadapi krisis ini, tim gabungan dari Kelompok Tani Hutan (KTH) Warkesi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan lembaga Fauna & Flora International berjibaku menyekat kobaran api.

Namun, keterbatasan personel dan minimnya alat pemadam kebakaran menjadi kendala krusial di lapangan.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Papua Barat Daya, Yusdi Lamatenggo, menegaskan bahwa pemerintah daerah telah bergerak cepat untuk menangani krisis di area konservasi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *