Karena itu, KAMMI mendorong adanya konsolidasi antardaerah kepulauan agar memiliki persepsi yang sama sehingga perjuangan di tingkat nasional dapat berjalan lebih efektif.
Selain menyoroti RUU Kepulauan, Amri juga mengingatkan kader KAMMI agar mampu membaca dinamika kebangsaan secara kritis dan objektif. Menurutnya, tantangan utama bangsa saat ini adalah bagaimana menekan angka kemiskinan, mengurangi pengangguran, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Yang paling penting hari ini adalah bagaimana angka kemiskinan menurun, pengangguran terbuka berkurang, dan kesejahteraan masyarakat meningkat. Mahasiswa harus mengarahkan energi perjuangannya ke sana,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, KAMMI menyatakan dukungan resmi terhadap percepatan pembahasan RUU Kepulauan dan siap mengawal proses tersebut bersama para pemangku kepentingan, termasuk DPR RI.
Sementara itu, Ketua Panitia Muktamar KAMMI XIV, Mustakim Rumasukun, berharap terjalin kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah dan generasi muda dalam memperjuangkan kebutuhan daerah, khususnya wilayah kepulauan.
Meski mengusung berbagai agenda strategis nasional, Mustakim menegaskan bahwa pelaksanaan Muktamar KAMMI XIV dilakukan secara mandiri dengan mengedepankan inovasi dan partisipasi kader.










