Kapendam XV/Pattimura, Kolonel Inf. Heri Krisdianto mengatakan insiden yang menimpa siswi SMP Negeri 6 Ambon beberapa waktu lalu bukan tabrak lari.
“Narasi tabrak lari yang beredar di media sosial adalah tidak benar,” katanya dalam keterangan tertulisnya belum lama ini yang dishare dalam grup mitra pers dan penerangan Kodam XV/Pattimura.
Kronologi Versi Kodam
Heri menjelaskan, peristiwa bermula sekitar pukul 18.30 WIT saat konvoi truk TNI AD yang mengangkut calon siswa (casis) bergerak dari RS dr. J.A. Latumenten menuju Rindam XV/Pattimura dengan pengawalan Polisi Militer.
Setibanya di depan kantor Jasa Raharja, sebuah sepeda motor ojol yang dikendarai pria berinisial JS (49) diduga mencoba masuk ke jalur konvoi.
Motor tersebut kemudian bersenggolan dengan bagian belakang truk terakhir dalam rombongan, sehingga pengendara dan penumpangnya terjatuh.
“Pengemudi truk awalnya tidak menyadari kejadian tersebut. Namun setelah diberitahu pengendara lain, pengawal sempat menghentikan konvoi di Jembatan Merah Putih untuk menunggu konfirmasi,” kata Heri.
Namun karena pengendara ojol tidak kunjung datang, rombongan kendaraan akhirnya melanjutkan perjalanan.
Akibat kecelakaan tersebut, penumpang motor berinisial SKP, seorang pelajar SMP, mengalami patah tulang pada pangkal paha kiri.










