Menurutnya, Maluku memiliki kekayaan budaya dan tradisi bermusik yang telah lama menjadi perekat kehidupan sosial masyarakat.
Karena itu, kegiatan seni dan budaya harus terus didorong sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Maluku dikenal sebagai negeri yang kaya akan harmoni, baik dalam budaya maupun kehidupan sosialnya. Semangat kebersamaan itu harus terus kita rawat. Kamtibmas yang kondusif tidak hanya dibangun melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui penguatan nilai persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Kapolda juga mengapresiasi antusiasme para peserta serta kerja keras panitia penyelenggara yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut dengan baik.
“Saya berharap seluruh peserta dapat menampilkan kemampuan terbaiknya dan menjadikan lomba ini sebagai ajang mempererat silaturahmi. Kepada dewan juri saya juga meminta agar memberikan penilaian secara objektif, profesional, dan menjunjung tinggi sportivitas,” tegasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., mengatakan bahwa rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 di Maluku dirancang untuk semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, budaya, olahraga, dan kemasyarakatan.










