“Kota Ambon memiliki potensi risiko bencana, termasuk gempa bumi. Karena itu, edukasi dan penguatan kesiapsiagaan masyarakat harus terus dilakukan agar warga memiliki pemahaman serta kemampuan untuk menghadapi bencana dan meminimalkan dampak yang ditimbulkan,” tegasnya
Dalam menghadapi ancaman bencana, bencana alam tidak dapat dicegah sepenuhnya, tetapi risiko dan dampaknya dapat ditekan melalui persiapan yang matang, mitigasi yang tepat, serta kesiapsiagaan pemerintah dan masyarakat sejak dini.
Kesiapsiagaan tidak boleh baru dilakukan setelah bencana terjadi. Masyarakat perlu memahami langkah penyelamatan diri, mengenali jalur evakuasi, serta mengetahui tindakan yang harus dilakukan ketika menghadapi gempa bumi maupun potensi tsunami.
Olehnya itu edukasi kebencanaan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pengetahuan yang diperoleh masyarakat dapat diterapkan dalam situasi darurat.
“Bencana tidak bisa kita hindari dan tidak bisa kita tolak, karena pada waktunya akan terjadi. Namun, jika itu terjadi, kita sudah siap, paling tidak untuk mengurangi risiko bencana, terutama korban jiwa. Itu yang paling penting,” tegasnya.
Upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat di Kota Ambon juga dilakukan melalui berbagai program yang melibatkan BMKG dan Pemerintah Kota Ambon.










