Sementara itu, Raja Negeri Urimessing Felix Tisera mengajak jemaat dan masyarakat mensyukuri perjalanan 50 tahun GPM Tuni. Ia berharap gereja semakin mampu menjadi sumber berkat, terang, dan garam bagi masyarakat.
Felix juga menekankan pentingnya sinergi gereja dan pemerintah dalam mendukung pembangunan, kesejahteraan masyarakat, serta menjaga kehidupan yang damai dan harmonis.
“Momentum HUT ke-50 ini tentunya menjadi kesempatan untuk semakin mempererat sinergitas antara gereja dan pemerintah dalam menjalankan tanggung jawab bersama bagi kemajuan masyarakat dan umat Tuhan di kampung,” katanya.
Selain itu, Felix mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan melalui menjaga kebersihan, mengurangi kerusakan alam, serta melestarikan sumber daya untuk kepentingan generasi mendatang.
Kepala Dusun Tuni, Romy Muskita, turut menyampaikan syukur atas perayaan 50 tahun perjalanan pelayanan GPM Tuni. Menurutnya, Jubileum Emas menjadi momentum mempererat persaudaraan antara jemaat dan masyarakat.
“Sebagai Kepala Dusun, saya menyampaikan rasa syukur dan sukacita atas terlaksananya perayaan HUT gereja di kampung kita. Ini bukan hanya momentum mengenang perjalanan pelayanan gereja, tetapi juga kesempatan bagi seluruh jemaat dan masyarakat untuk semakin mempererat kebersamaan,” ujarnya.













