Dalam laporannya, Ketua Penyelenggara kegiatan, Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan bahwa perayaan Paskah 2026 Partai Golkar dihadiri oleh sekitar 4.000 peserta yang terdiri atas kader dan simpatisan, pengurus Partai Golkar, organisasi masyarakat dan sayap partai, serta pimpinan dan jemaat dari berbagai gereja, baik Katolik maupun Protestan.
Sementara itu, Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dalam sambutannya mengungkapkan latar belakang terselenggaranya peringatan Paskah tersebut. Ia menjelaskan bahwa Partai Golkar didirikan oleh berbagai organisasi yang tergabung dalam Sekretariat Bersama (Sekber), yang menjadi cikal bakal berdirinya Partai Golkar.
“Saya ingin mengulas sedikit kontribusi dalam pendirian Partai Golkar. Partai Golkar dilahirkan pada bulan Oktober 1964. Sebelum itu, ada Sekber yang terdiri dari 97 organisasi, dan salah satunya adalah Pemuda Intelejen Kristen Indonesia,” ujar Bahlil.
Lebih lanjut, Bahlil menegaskan bahwa Partai Golkar selalu merayakan hari-hari besar keagamaan tanpa membedakan golongan.
“Bagi Partai Golkar, merayakan hari besar agama apa pun bukan sesuatu yang baru. Di Golkar tidak pernah dibedakan dari mana asal, suku, maupun agama, karena Golkar hadir untuk memberikan karya nyata, dengan semangat kasih yang menembus perbedaan,” ungkapnya.










