Lebih jauh dijelaskan Bank Maluku Malut juga telah menyiapkan berbagai perangkat pendukung untuk memastikan implementasi sistem dapat berjalan dengan baik di lingkungan Pemda.
Direktur Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah, Kemendagri, Simon Saimima mengatakan, keberadaan Bank Maluku Malut sebagai bank penempatan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Provinsi Maluku memiliki peran strategis dalam mendukung transformasi digital pengelolaan keuangan daerah.
Ia menilai berbagai inovasi digital yang terus dikembangkan Bank Maluku Malut telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan daerah, baik dari sektor pajak daerah, retribusi daerah, maupun pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
“Digitalisasi yang dilakukan Bank Maluku Malut menjadi bagian penting dalam mendukung optimalisasi pendapatan daerah. Inovasi yang terus dikembangkan membantu pemda meningkatkan efektivitas pengelolaan pajak dan retribusi, sekaligus memperkuat tata kelola keuangan yang lebih modern dan transparan,” bebernya.
Dirinya turut memberikan apresiasi atas capaian kinerja Bank Maluku Malut yang dinilai menunjukkan pertumbuhan positif dari tahun ke tahun.
Bahkan, menurutnya, peningkatan laba bank tersebut mencapai sekitar 35 persen secara tahunan, menjadi salah satu yang tertinggi di Indonesia. (AM-18).










