Otoritas Yunani membantah Epaminondas telah disita dan berkata kaptennya tetap memegang kendali. Namun, transponder kedua kapal tersebut telah dimatikan.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi berkata negara itu “bersatu, lebih dari sebelumnya” dalam sebuah pernyataan di X.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Ghalibaf mengeluarkan pernyataan serupa yang menggambarkan “persatuan besi” Iran atau “persatuan yang kokoh”. Perang dimulai ketika AS dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan pada Kamis (23/04) bahwa negaranya siap melanjutkan permusuhan dan mengembalikan Iran “ke zaman kegelapan”.
Katz menyebut Israel “menunggu lampu hijau dari AS untuk menuntaskan penghapusan dinasti Khamenei”. Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran sejak 1989, meninggal dunia pada hari pertama perang pada Februari. Putra keduanya, Mojtaba Khamenei, menggantikannya pada 8 Maret tapi belum pernah terlihat di depan umum hingga kini. ** (BBC Indonesia)










