Arikamedia.id, JAKARTA – Perhatian publik tertuju pada kondisi warga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa.
Di tengah kebutuhan bantuan dan pemulihan, muncul sorotan soal penggalangan donasi untuk membantu para korban.
Kondisi ini kemudian memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana peran dan alokasi anggaran pemerintah dalam menangani situasi darurat seperti bencana.
Di sisi lain, pemerintah mengalokasikan anggaran besar untuk sejumlah program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes), mengutip PojokBekasi.id.
Perbandingan tersebut membuat sebagian masyarakat mempertanyakan prioritas penggunaan anggaran negara. (**)










