JAKARTA – Ahmad Luthfi Kehabisan Akal dan Capek Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengeluhkan lima bupati yang telah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Menurutnya, ia sudah berulangkali memberikan imbauan, pelatihan peningkatan kapasitas, hingga melakukan perjanjian secara tertulis.
Akan tetapi, upaya itu seperti sia-sia sehingga membuatnya telah kehabisan akal, dilansir Tribun.com.
“Apalagi ya, sudah capek,” ujar Lutfhi saat dimintai konfirmasi soal penangkapan lima bupati di Jateng yang telah ditangkap KPK, di Kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang, Rabu (29/7/2026).
Saat dikonfirmasi Tribun lebih jauh alasan dirinya melontarkan pernyataan kelelahan, Ahmad Luthfi lantas menarik ucapnnya.
Ia menyebut, tidak merasa lelah, bahkan biasa saja. Ia hanya perlu butuh waktu untuk memikirkan bagaimana agar anak buahnya para bupati dan wali kota di Jateng tidak kembali dicokok KPK.
“Capek sih enggak, biasa saja, tetapi nanti ya tak pikir dulu, kalau sosialisasi (pencegahan korupsi) sudah terus dilakukan, ya engko tak golekno neh (ya nanti aku cari cara lainnya),” ungkapnya.
Roda Pemerintahan di Pemkab Pemalang Tetap Berjalan
Sementara itu, di tengah OTT KPK yang menjerat Bupati Anom Widiyantoro, Pemkab Pemalang menegaskan roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal serta tidak akan terganggu.










