BENTROKAN antar kelompok warga pecah di Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026). Akibat peristiwa itu, satu orang tewas dan satu lainnya kritis.
Menurut kesaksian warga setempat, Yafa (22), keributan bermula di lapak penjual nasi uduk setelah diduga ada pembeli yang pergi tanpa membayar.
Menurut dia, warga sekitar kemudian menegur pembeli tersebut. Namun, teguran itu tidak diindahkan sehingga yang bersangkutan kembali ke lokasi dan merusak gerobak pedagang. “Awalnya gini, orang jualan nasi uduk, tapi (ada pembeli yang) nggak bayar, kabur. Terus sama anak dalem diteriakin, beli dong, nyelonong aja gitu. Orang itu nggak suka, terus orang ke sini lagi, nggak seneng, dibalikin itu (gerobaknya),” kata Yafa, dikutip dari Okezonenew.
Yafa menambahkan, keributan kemudian bergeser sekitar 300 meter ke badan jalan dan melibatkan lebih banyak orang. Warga menyasar tempat yang dijadikan kelompok pemuda itu berkumpul. Situasi yang semula hanya perselisihan di sekitar lapak dagangan berkembang menjadi bentrokan antarkelompok.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan pihaknya menerima laporan terkait keributan tersebut sekitar pukul 10.00 WIB. Saat petugas tiba di lokasi, bentrokan sudah melibatkan banyak orang sehingga menimbulkan korban.










