Momentum Hari Bhayangkara 2026 Jadi Catatan Kritis
Memasuki momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, BPC Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Ambon menyoroti dugaan keterlibatan oknum anggota kepolisian dalam jaringan Mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).
Desakan itu disampaikan langsung oleh Ketua Bidang Hikmah Politik dan Kebijakan Publik BPC IMM Kota Ambon, Mujahidin Buano, kepada Bapak Kapolda Maluku.
“Di momentum Hari Bhayangkara, kami meminta Bapak Kapolda Maluku bersikap tegas dan tidak ragu untuk menindak setiap oknum kepolisian yang terbukti atau terduga terlibat dalam praktik Mafia BBM di Bula,” ujar Mujahidin dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/6/26).
Menurut Mujahidin, praktik penyelewengan BBM tidak hanya merugikan negara dan masyarakat, tetapi juga mencederai marwah institusi Polri yang seharusnya menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Apalagi Bula merupakan salah satu wilayah yang kerap menjadi sorotan terkait kelangkaan dan distribusi BBM tidak sesuai prosedur.
BPC IMM Kota Ambon menilai, kepercayaan publik kepada Polri hanya bisa dijaga jika penegakan hukum dilakukan tanpa pandang bulu, termasuk kepada internal sendiri.










