AMBON – DPD Partai Golkar Kota Ambon kembali bergolak menyusul pernyataan Koordinator Bidang (Korbid) Kepartaian DPD Partai Golkar Provinsi Maluku Richard Rahakbauw bernada ancaman kepada pengurus di 5 Kecamatan Golkar Kota Ambon.
Pernyataan bernada ancaman dan intimidasi tersebut mengemuka saat rapat Pleno diperluas yang berlangsung di Kantor Sekretariat Partai Golkar Kota Ambon, Jumat (19/6/26) lalu.
Salah satu kader Golkar kota Ambon yang tidak ingin namanya disebut mengaku heran dengan Partai Golkar saat ini, semua dilakukan tabrak aturan, apa-apa kebijakan Pusat, dikresi lah, macam-macam. Menurutnya, jika demikian untuk apa ada AD/ART Partai? Untuk apa ada Juklak Partai, untuk apa ada Peraturan Organisasi (PO).
”Ini Partai besar, senior dan sesepuh mengajarkan kita bagaimana membesarkan partai hanya satu dengan menegakkan aturan, bukan menegakkan kehendak dan kepentingan individu,” pungkasnya.
Kenapa tidak belajar dari pengalaman lalu dalam Pileg Golkar Kota pun terjun bebas hanya tinggal 3 kursi, hati-hati, masyarakat sekarang sudah tidak bodoh lagi, publik akan menilai kerja-kerja partai Golkar dan itu terbukti dalam Pileg lalu. ”Ini harus jadi catatan agar diperbaiki ke depan, bukan malah buat hancur kayak gini, semua dibuat tidak sesuai aturan lalu mau jadi apa partai tua ini,”? tukasnya.










