Scroll untuk baca artikel
Link Banner
Link Banner
BeritaDaerahNasionalPemerintahanUtama

Dirjen Gakkum Kementerian ESDM Dorong Kolaborasi Akademisi dan Pemda dalam Penataan Gunung Botak

397
×

Dirjen Gakkum Kementerian ESDM Dorong Kolaborasi Akademisi dan Pemda dalam Penataan Gunung Botak

Sebarkan artikel ini
Screenshot
Link Banner

Arikamedia.id, AMBON – Penataan kawasan tambang emas Gunung Botak di Pulau Buru kembali menjadi perhatian serius pemerintah pusat. 

Direktur Jenderal (Dirjen) Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian ESDM, Jeffri Huwae, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan pemerintah daerah dalam memastikan pengelolaan sumber daya alam berjalan lebih terarah, berkelanjutan, dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Link Banner

Menurutnya, pengelolaan sumber daya emas di Maluku tidak bisa dilakukan secara terpisah-pisah, melainkan harus berbasis kajian ilmiah yang melibatkan perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah.

“Perguruan tinggi, dalam hal ini Universitas Pattimura (Unpatti), diharapkan dapat berkolaborasi dengan pemerintah daerah (pemda) dan pemerintah pusat untuk memberikan kajian yang komprehensif terkait rencana pengelolaan sumber daya emas di Gunung Botak,” ujar Huwae dalam keterangannya.

Baca Juga  Pinjaman Maluku Rp269 Miliar Masih Aman, DPRD Ingatkan Pemprov Tak Berlebihan

Rektor Unpatti Prof Fredy Leiwakabessy mengalungkan kain tenun kepada Dirjen Gakkum Kementerian ESDM, Jeffri HUWAE yang juga alumni Fakultas Hukum Unpatti didampingi staf ahli Kementerian ESDM Michael Wattimena di Lt3 Ruang Rektor Unpatti, Rabu (24/6/26).

Ia menegaskan bahwa keterlibatan akademisi sangat penting untuk memastikan setiap kebijakan yang diambil memiliki dasar ilmiah yang kuat, tidak hanya dari sisi teknis pertambangan, tetapi juga mencakup aspek sosial, budaya, ekonomi, dan lingkungan.

Link Banner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *