Menanggapi aspirasi tersebut, Johan Lewerissa mengatakan seluruh masukan warga akan diterima dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan serta aturan anggaran. Untuk Yayasan Muhabet, Johan menyatakan akan memberikan bantuan Rp3 juta untuk kas organisasi. Ia juga berkomitmen membantu pengadaan kursi dalam waktu dekat.
Sementara untuk pembangunan gedung sekretariat Angkatan Muda, Johan meminta pengurus segera membuat proposal agar dapat diperjuangkan melalui pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD maupun mekanisme hibah pemerintah daerah. Terkait saluran air, Johan akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan instansi teknis untuk melihat kondisi lapangan serta menghitung kebutuhan anggaran.
Sedangkan usulan rumah duka, menurut Johan, masih membutuhkan kajian, terutama terkait lokasi dan status tanah. Ia menegaskan fasilitas publik harus dibangun di atas lahan yang memiliki status hukum jelas dan tidak bermasalah. Johan berharap masyarakat terus mengawal setiap aspirasi agar dapat direalisasikan secara bertahap sesuai proses perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan yang berlaku. **










