“Dindik harus segera menindaklanjuti kerja sama ini. Kita membutuhkan dukungan dari perguruan tinggi untuk memperkuat kapasitas guru, sekaligus menghadirkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini,” ujar Wali Kota.
Menurutnya, peningkatan mutu pendidikan harus dimulai dari penguatan kompetensi guru, sebagai ujung tombak proses belajar mengajar.
Guru yang memiliki kompetensi profesional, dan mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi akan berperan besar, dalam membentuk generasi muda yang kreatif, berpikir kritis, dan memiliki daya saing tinggi.
Selain itu, Wali Kota menilai Fakultas Sains dan Teknologi memiliki keunggulan dan kapasitas akademik, yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung transformasi pendidikan di Kota Ambon.
Dukungan tersebut sangat dibutuhkan, terutama dalam hal pengembangan literasi digital, pemanfaatan teknologi pendidikan, serta penerapan model pembelajaran berbasis sains yang lebih kontekstual sesuai kebutuhan siswa.
Sementara itu, di bidang lingkungan hidup, Wali Kota juga menaruh perhatian besar pada upaya pengendalian pencemaran udara di kawasan perkotaan.
Salah satu langkah strategis yang akan segera dijalankan adalah, penerapan kebijakan uji emisi kendaraan bermotor secara bertahap.










