Ocean Cleanup juga menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan berupa transfer teknologi, pelatihan operasional serta pendampingan teknis kepada pemerintah dan mitra lokal.
Untuk mengukur keberhasilan program, pemerintah juga akan menyiapkan mekanisme pemantauan terhadap volume, jenis dan komposisi sampah yang berhasil ditangkap.
Data tersebut akan menjadi dasar evaluasi sekaligus membantu menentukan strategi pengendalian sampah selanjutnya.
Selain pendekatan teknologi, keterlibatan masyarakat tetap menjadi bagian penting dalam kolaborasi ini.
Edukasi mengenai pengurangan sampah plastik, pencegahan pembuangan sampah ke sungai serta partisipasi warga dalam aksi kebersihan akan terus didorong.
Dengan demikian, upaya pengendalian tidak hanya diarahkan untuk menangkap sampah yang sudah berada di sungai, tetapi juga mencegah sampah masuk ke aliran sungai sejak dari sumbernya.
Melalui penjajakan kolaborasi ini, Pemkot Ambon berharap sembilan sungai yang menjadi fokus awal dapat menjadi bagian penting dari strategi pengurangan sampah menuju Teluk Ambon.
Pelaksanaan program tetap menunggu hasil studi kelayakan dan finalisasi MoU, termasuk penetapan lokasi, teknologi serta jadwal implementasi. **










