“Melalui Operasi Simpatik Salawaku 2026, Polda Maluku ingin mengajak masyarakat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Pendekatan yang kami kedepankan bukan semata-mata penegakan hukum, tetapi bagaimana menumbuhkan kesadaran bahwa keselamatan di jalan adalah kebutuhan bersama,” ujar Rositah.
Menurutnya, momentum menjelang Hari Bhayangkara ke-80 menjadi kesempatan bagi Polri untuk semakin memperkuat hubungan kemitraan dengan masyarakat melalui pelayanan yang humanis dan responsif.
“Polri terus bertransformasi untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat. Edukasi keselamatan, pelayanan yang humanis, dan komunikasi yang baik menjadi bagian penting dalam mewujudkan kepercayaan publik sekaligus menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif,” tambahnya.
Polda Maluku mengimbau seluruh masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara, serta menjadikan keselamatan sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan sinergi antara Polri dan masyarakat, diharapkan tercipta kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di seluruh wilayah Maluku. ***










