Selain membahas program penguatan karakter, audiensi juga menyinggung peluang kerja sama dalam pencegahan kekerasan di lingkungan pendidikan, penguatan pendidikan antikorupsi, literasi digital, serta peningkatan kesadaran hukum bagi pelajar sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang berkualitas dan berintegritas.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Maluku juga mengungkapkan rencana melibatkan pelajar dari berbagai kabupaten dan kota dalam sejumlah kegiatan edukatif pada rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
Keterlibatan generasi muda dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat persatuan, memperluas ruang interaksi lintas kelompok, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan dan keharmonisan sosial.
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Pertemuan tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan kepolisian dalam mencetak generasi Maluku yang unggul, berkarakter, toleran, serta menjadi pelopor perdamaian di tengah masyarakat.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya membangun ketahanan sosial masyarakat dan menyiapkan generasi masa depan yang mampu menjaga persatuan bangsa, sekaligus memperkuat stabilitas keamanan dan pembangunan berkelanjutan di kawasan Indonesia Timur. *










