Selain itu, tambah Ririhena faktor loyalitas dan kapasitas menjadi penilaian utama. Calon juga harus mendapat dukungan minimal 50 persen dari pemilik hak suara. Ini menjadi syarat penting untuk memastikan kandidat benar-benar memiliki basis dukungan yang kuat.
Lebih jauh Ririhena menyatakan, Golkar Kota Ambon saat ini tengah menghadapi tantangan setelah mengalami penurunan perolehan kursi di DPRD Kota Ambon, termasuk kehilangan posisi pimpinan.
”Karena itu, Musda kali ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi dan kebangkitan partai. Ini menjadi tanggung jawab bersama seluruh kader untuk membawa Golkar kembali lebih kuat dan mampu bersaing di tingkat kota maupun provinsi,” tandasnya.
Di tempat yang sama, Ketua Organizing Committee (OC), Sutan Marsida, menyampaikan pelaksanaan Musda direncanakan dibuka pada 30 April sekitar pukul 16.00 WIT. Ia memastikan panitia telah mempersiapkan seluruh kebutuhan kegiatan secara maksimal.
Sutan menjelaskan, terdapat perbedaan dalam struktur kepanitiaan Musda kali ini. Selain SC dan OC, panitia turut melibatkan unsur pengarah dan penanggung jawab guna memperkuat proses penjaringan.
Diungkapkan, langkah tersebut diambil untuk memastikan mekanisme berjalan lebih transparan dan akuntabel, serta mampu melahirkan kepemimpinan yang solid. **










